Showing posts with label Timnas dan Liga Indonesia. Show all posts
Showing posts with label Timnas dan Liga Indonesia. Show all posts

Sunday, 20 September 2015

Indonesia Menjadi Juara Homeless World Cup (HWC) 2015, Amsterdam Cup


Amsterdam - Homeless World Cup 2015 kali ini diadakan di Amsterdam Belanda. Homeless World Cup sendiri adalah ajang sepak bola yang diikuti oleh berbagai negara diseluruh dunia dengan pemain yang tidak biasa, pemain - pemain tersebut berasal dari kaum termarjinalkan/terpinggirkan dari masyarakat seperti pernderita HIV/AIDS dan tunawisma/gelandangan.

Pada pergelaran Homeless World Cup tahun ini, Tim Indonesia berhasil menjuarai turnamen ini untuk pertama kalinya setelah pada pertandingan final Sabtu (19/9) malam mengalahkan Tim Norwegia dengan skor 6-5.

Pertandingan melawan Tim Norwegia sendiri merupakan pertemuan kedua pada turnamen tahun ini karena Tim Indonesia telah melawan Tim Norwegia di Section 1 Second Stage Homeless World Cup (HWC) 2015, Indonesia menang lewat drama adu penalti atas Norwegia di pertandingan terakhir penyisihan Grup A.

Di HCW 2015, Tim Indonesia gagal menembus putaran terakhir (trophy stage) lantaran Indonesia hanya mampu finis di posisi ketiga Grup A di Second Stage.H asil tersebut, membuat Indonesia harus berlaga di Level 3 Homeless World Cup 2015, yakni Amsterdam Cup. Di Amsterdam Cup, Indonesia mampu tampil baik dan meraih kemenangan sejak babak perempat-final.

Di babak perempat-final, Indonesia sukses mengalahkan Irlandia Utara dengan skor 7-3. Sedangkan di babak semifinal, Indonesia menang 6-5 atas Argentina. Di partai puncak, Indonesia berhasil mengandaskan perlawanan Norwegia dengan skor 6-5.

Hasil Lengkap Amsterdam Cup
Perempat-final
  • Indonesia (7-3) Irlandia Utara
  • Peru (2-8) Norwegia
  • Argentina (9-6) Slovenia
  • Amerika Serikat (3-6) Rusia
Semifinal
  • Indonesia (6-5) Argentina
  • Norwegia (3-2) Rusia
Final
  • Indonesia (6-5) Norwegia
Perebutan Peringkat 3
  • Rusia (6-4) Argentina
Peringkat Akhir Amsterdam Cup (Level 3)
  • Indonesia
  • Norwegia
  • Rusia
  • Argentina
  • Slovenia
  • Peru
  • Amerika Serikat
  • Irlandia Utara

Spirited Indonesian Team Take 2015 Amsterdam Cup


Indonesia and Norway faced off for the second time this tournament in the third tier trophy stage, competing for the Amsterdam Cup. In the second round, Indonesia edged out Norway in a penalty shoot out.
The Asian nation started the game well, taking an early lead, and coped very well throughout the game with the physical play of Norway. The second half saw plenty of goals and with two minutes to go Indonesia received a blue card. They managed to hold on to the lead and at full time it was Indonesia who won the game. At full time, the score was Indonesia 6, Norway 5.
Indonesia ranked 10th place in last year’s tournament. Indonesia first participated in a Homeless World Cup in 2011, and reached the semi final stages in 2012 where they ended up in 4th place after loosing the match against Brazil. The Indonesian team are always proud of their unique hair-styles, which have now become an expected trademark of the team at the Homeless World Cup.
The Norwegian squad landed the 30th position in last year’s rankings. Their first ever participation was in 2005 when they landed in 24th place.
The final Amsterdam Cup matches finished as follows:
  • Northern Ireland 4 – USA 7
  • Slovenia 5 – Peru 4
  • Argentina 4 – Russia 6
The city of Amsterdam is known around the world for its creativity, innovation and it’s vibrant and modern lifestyle. “It is our belief that every sport needs a platform for development and new ideas for all participants,” said an event representative. “As host of the Homeless World Cup we would like to thank all players for their outstanding effort. It was an honor to welcome all teams. The city of Amsterdam wishes you all a good trip back.”

Photography by Alex Walker.

Source : www.homelessworldcup.org

Wednesday, 19 August 2015

Pembagian Grup Piala Presiden 2015




Mahaka Sports and Entertainment menggagas turnamen sepak bola Piala Presiden 2015. Piala Presiden 2015 sendiri akan diikuti oleh 13 klub ISL dan 3 tim dari Divisi Utama. Sebanyak 16 tim yang akan bertanding dibagi menjadi empat grup. Masing-masing grup akan dimainkan di Bandung, Malang, Bali dan Makasar.
Turnamen ini rencananya akan dimulai tanggal 30 Agustus 2015 dan Bali akan menjadi tempat dilakukannya pembukaan turnamen ini. Sebagai Promotor, Mahaka Sport and Entertainment telah menyiapkan uang seniai 3 milyar untuk tim yang dapat menjuarai turnamen ini, Juara 2 juga mendapatkan uang yang cukup besar yaitu 2 milyar, dan juara 3 akan memperoleh uang senilai 1 milyar.
Piala Presiden kali ini akan dibuka di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali oleh Presiden Republik Indonesia Bapak Joko Widodo.
Berikut pembagian grup Piala Presiden:

Sunday, 26 January 2014

Pembagian Grup ISL 2014

JAKARTA – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memutuskan pembagian 22 klub untuk kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2014. Pengumuman pembagian klub disampaikan, setelah mengadakan rapat pleno sejak Kamis (2/1/2014) sampai Jumat ini. Sebanyak 22 klub dibagi secara merata ke dalam dua wilayah, Barat dan Timur.

Friday, 29 November 2013

Drawing Cabor Sepakbola Sea Games 2013

Drawing grup untuk cabang sepakbola di SEA Games 2013 sudah dilangsungkan. Hasilnya, Indonesia berada di Grup B.

Indonesia berada satu grup bersama tuan rumah Myanmar, Thailand, Timor Leste dan Kamboja. Sementara di Grup A, ada lima tim yang juga ambil bagian, antara lain Vietnam, Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Filipina dan Laos.

Khusus untuk Filipina, kesertaan mereka di cabang sepakbola masih dipertanyakan karena sebelumnya The Azkals menyatakan tak ambil bagian di cabang ini.

Grup SEA Games 2013 cabang sepakbola:
Grup A: Malaysia, Laos, Brunei, Vietnam, Singapura, Filipina.
Grup B: Indonesia, Myanmar, Timor, Thailand, Kamboja

UPDATE : Dari jadwal pertandingan yang dirilis panitia pelaksana SEA Games, Indonesia akan mulai bertanding pada 9 Desember menghadapi Kamboja. Sementara, laga pamungkas tim Merah-Putih menghadapi tuan rumah Myanmar, 16 Desember. Tuan rumah Myanmar memperoleh libur selama lima hari di antara dua pertandingan yang dijalani. Sementara itu, Grup A digelar lebih dahulu mulai 4 Desember dan berakhir 12 Desember. Peserta semi-finalis dari Grup A memperoleh waktu senggang selama tujuh hari sebelum memainkan babak empat besar pada 19 Desember. Babak puncak akan dimainkan di Stadion Zayyarthiri, Nay Pyi Taw, 21 Desember. Seluruh pertandingan Grup A dilangsungkan di Nay Pyi Taw, sedangkan Grup B di Yangon.

Saturday, 26 October 2013

PSS Sleman & Persibat Batang, Lawan Uji Coba Timnas U-23

Tim nasional Indonesia U-23 akan mengawali rangkaian uji coba melawan tim lokal saat berhadapan dengan PSS Sleman, Sabtu (26/10), dan Persibat Batang keesokan harinya.

Serangkaian uji coba memang sudah disiapkan bagi tim Garuda Muda, baik menghadapi tim lokal maupun negara lain. Ini menjadi bagian dari persiapan timnas U-23 sebelum berlaga di SEA Games 2013.

Laga melawan Persibat untuk menggantikan uji coba dengan timnas senior Cina Taipei yang batal. Namun, uji coba di Cina Taipei tetap digelar di kandang lawan.

“Persibat menggantikan Cina Taipei yang batal datang ke sini. Bisa jadi, mereka merasa cukup menghadapi kami di sana. Pasalnya, uji coba di Cina Taipei tetap akan digelar,” jelas pelatih timnas U-23 Rahmad Darmawan.

“Tak ada masalah bila kami menghadapi dua tim lokal. Saya ingin mendapatkan lawan yang berbeda untuk uji coba. Setelah menghadapi tim lokal, kami beruji coba melawan tim asing. Selanjutnya, kami bertemu tim lokal lagi, dan kemudian tim asing,” katanya.

Usai menghadapi PSS dan Persibat, tim Garuda Muda dijajal tim senior Timor Leste. Laga uji coba digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (30/10).

RD, sapaan Rahmad, merasa perlu beruji coba melawan tim dari Asia Timur. Menurutnya beberapa lawan di SEA Games memiliki karakter permainan seperti tim Jepang, Cina atau Korea Selatan. Semula, Rahmad ingin menghadapi timnas Hongkong dan timnas U-23 Cina. Namun, rencana itu gagal.

"Tapi kami mendapat ganti yang sepadan, yaitu timnas Cina Taipei. Kami ingin beruji coba melawan tim Asia Timur karena rival kami di SEA Games punya karakter seperti mereka," jawab Rahmad. (gk-51)

Agenda Uji Coba Timnas U-23
26 Oktober: PSS Sleman
27 Oktober: Persibat
30 Oktober: Timor Leste
2 November: Lampung Selection
7 November: timnas Cina Taipei U-23
9 November: timnas Cina Taipei senior

Monday, 25 March 2013

Netherland Will Play With Indonesia

UITGEGEVEN: zaterdag, 23 maart 2013 18:35  
LAATST GEWIJZIGD: zaterdag, 23 maart 2013 18:35
 
KNVB, the Royal Netherlands Football Association, is delighted to announce that the Dutch national team will play the national team of Indonesia. The friendly match will take place on Friday June 7, 21.30 hrs in the Gelora Bung Karno Stadium in Jakarta. Recently representatives of Nine Sports (partner of the Indonesian FA) and KNVB have signed the contract, that unites both parties within the lines of the pitch.
National team manager Louis van Gaal about the trip to Indonesia: ,,We know that our national team and their players enjoy fantastic support in Indonesia and we are looking forward to bringing Oranje closer to these loyal fans and experience Indonesia’s rich heritage and culture. After all there is a historical bond between our two countries, which makes this visit even more special.”

Apart from playing the friendly, KNVB intend to support the Indonesian football community as well. Jean Paul Decossaux, commercial director of KNVB: ,,We would like to share our know how and experience in football with Indonesia. Therefore a special program will be designed, which will help the Indonesian FA to develop their football knowledge and structure.”

The match, which is the first encounter between both countries ever, will be organized and promoted in Indonesia in conjunction with Nine Sports, the partner of PSSI (Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia, the Indonesian FA).

Wednesday, 20 March 2013

Daftar Pemain Timnas Indonesia vs Arab Saudi 23 Maret 2013

       Pelatih Jackson F Tiago dan Rachmad Darmawan akhirnya telah resmi merilis daftar pemain yang akan diturunkan untuk laga Kualifikasi Pra Piala Asia 2015 melawan Arab Saudi pada tanggal 23 Maret 2013 mendatang di Stadion Gelora Bung Karno. 

       Dan dari 58 pemain yang mengikuti seleksi akhirnya terpilihnya 28 nama terbaik yang akan menempati Daftar Pemain Timnas Indonesia vs Arab Saudi 23 Maret 2013. Penasaran siapakah panji-panji garuda yang akan berjuang melawan Arab Saudi ??? 

Berikut Daftar Pemain Timnas Indonesia vs Arab Saudi 23 Maret 2013 selengkapnya
Penjaga gawang: Kurnia Meiga, I Made W, Syamsidar

Bek: Hamka, Roby, Igbonefo, Abdurahman, Zulkifli, Richardo, Supardi, Tony, Sanadi

Tengah; Wanggai, Ponaryo, Bustomi, Raphael, Taufik ,Firman, M Ridwan, Andik, Zulham

Penyerang: Greg Nwokolo, Boaz Salosa, Yosua Pahabol, Irfan Bachdim, Ian Kabes, Sergio Van Djik, Tibo

Wednesday, 14 November 2012

Jersey Timnas Indonesia di AFF Cup 2012

-->
JAKARTA - Setelah dua tahun bertahan menggunakan jersey lama semenjak Piala AFF 2010 lalu, Tim nasional Indonesia resmi me-launching jersey terbaru yang akan digunakan para pemain pada Piala AFF yang akan dihelat pada 24 November mendatang.

Jersey home tim Garuda tetap mempertahankan warna dasar merah. Namun, tidak seperti sebelumnya yang menampilkan gambar Garuda, jersey terbaru tim Merah Putih bermotif garis-garis horizontal. Sementara pada bagian lengan dan bawah kaus dihiasi garis berwarna hijau.

Lambang Garuda tetap setia berada di bagian dada sebelah kiri yang selalu memberi motivasi yang sangat kuat kepada setiap pemain. Sementara pada bagian belakang, dalam punggung seragam bertuliskan Bhineka Tunggal Ika atau kesatuan dalam keberagaman yang berfungsi sebagai inspirasi untuk tim.

Sementara elemen hijau terinspirasi dari seragam Tim Nasional Garuda pada era 1950-an. Setiap detail dari jersey dan celana menampilkan inspirasi dari sisi historikal dan warisan budaya Indonesia.

Sejalan dengan komitmen Nike dalam menyatukan visi untuk selalu mengedepankan performa atlet dan memberikan dampak yang sangat minim bagi lingkungan, bahan yang digunakan untuk celana seragam terbuat dari 100 % polyster yang didaur ulang.

Sementara bahan kaus terbuat dari 96 % polyster yang didaur ulang. Setiap pasang seragam

Wednesday, 19 October 2011

Drawing Sepakbola SEA Games

Drawing Sepakbola SEA Games : Indonesia Satu Grup Malaysia dan Thailand



CERITAMU.COM – Drawing cabang sepakbola SEA Games 2011 baru saja usai. Dalam acara pengambilan undian yang berlangsung di RCTI tersebut, Indonesia harus berhadapan dengan lawan-lawan tangguh di fase Grup. Bergabung di Grup A, Indonesia akan langsung bertemu dengan juara bertahan Malaysia serta pemegang medali emas terbanyak SEA Games, Thailand. Selain kedua lawan tangguh itu, Indonesia juga akan bertemu kuda hitam, Singapura serta Kamboja.

Sementara itu di Grup B, meski diisi enam Negara, grup ini cenderung lebih ringan ketimbang Grup A. dihuni oleh runner up SEA Games 2009, Vietnam, lima Negara lain diisi oleh Laos ,Brunei Darussalam, Timor Leste, Myanmar dan Filipina. Dengan komposisi seperti ini maka Vietnam sepertinya tidak akan kesulitan menembus fase semifinal, sementara pendampingnya kemungkinan Filipina yang kini dipenuhi pemain naturalisasi.

Untuk pertandingan pembuka sendiri akan berlangsung pada 9 November 2011 mendatang yang akan mempertemukan Indonesia menghadapi Kamboja serta Singapura menghadapi Malaysia. Kedua pertandingan tersebut berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta.

Berikut Pembagian Grup SEA Games 2011 :

Grup A (Gelora Bung Karno, Jakarta)

Malaysia
Indonesia
Singapura
Thailand
Kamboja

Grup B (Stadion Lebak Bulus, Jakarta)
Vietnam
Laos
Brunei Darussalam
Timor Leste
Myanmar
Filipina

Wednesday, 12 October 2011

Enam Pemain Naturalisasi Siap Perkuat Timnas Melawan Qatar

   
Enam Pemain Naturalisasi Siap Perkuat Timnas Melawan Qatar
Stefano Lilipaly

Enam Pemain Naturalisasi Siap Perkuat Timnas Melawan Qatar


REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Enam pemain naturalisasi siap memperkuat timnas Indonesia di laga keempat kualifikasi Piala Dunia 2014 melawan Qatar di Doha. Kondisi itu memungkinkan bersamaan dengan keluarnya surat kewarganegaraan Indonesia bagi keenam pemain pada 10 Oktober mendatang.

Mantan Deputi Bidang Teknik BTN, Iman Arif mengatakan, para pemain akan diambil sumpahnya sebagai warga negara Indonesia dalam rentang waktu 5 hingga 10 Oktober. Sepekan setelah sumpah yang akan dilakukan di kantor Kementerian Hukum dan Ham, barulah keenam pemain akan mendapat KTP dan Pasport.

"Tapi sumpah tergantung kedatangan pemain. Seperti Van Dijk dia harus ke Indonesia dari Australia untuk merampungkan proses naturalisasi. Ini yang bisa makan waktu," ujar Iman Arif ketika dihubungi wartawan, Rabu (14/9).

Setelah seluruh proses tersebut rampung barulah keenam pemain naturalisasi resmi menyandang gelar WNI. Dengan kata lain, lanjut Arif, mereka berpeluang layaknya ratusan juta penduduk Indonesia untuk mengenakan seragam Garuda. "Mungkin di laga pertama melawan Qatar mereka tidak bisa main. Baru di partai bulan November mereka dapat memperkuat timnas," jelas Iman.

Iman memastikan bahwa keenam pemain memang telah memenuhi segala syarat bermain untuk timnas. Greg, contohnya, yang rela mengorbankan peluang bermain di timnas Nigeria. Pemain yang kini memperkuat Persija Jakarta itu sempat dilirik timnas Nigeria ketika dua musim lalu bermain di liga utama Portugal bersama, Olhanense.

Selain tekad menjadi WNI, keenam pemain juga memiliki segala syarat teknik untuk menjadi 11 pemain terbaik Indonesia. Prestasi Van Dijk yang mampu dua kali menjadi top skor liga utama Australia dapat menjadi rujukan. "Tapi semuanya tergantung pada pelatih timnas apakah mereka masuk ke timnas atau tidak,"

Enam pemain naturalisasi yang akan segera memperoleh status WNI yakni, empat orang keturunan asal Belanda, Tonnie Cusell, Stefano Lilipaly, Johny Rudolf van Beukering dan Sergio van Dijk, serta dua pemain asal Nigeria yang saat ini bermain di Liga Indonesia, Greg Nwokolo (Persija) dan Victor Chuckwuekezie Igbonefo (Persipura Jayapura).

Friday, 26 August 2011

Klub Lolos Verivikasi PSSI Sebagai Klub Profesional

Pada konferensi pers hari Kamis sore (25/8/2011), PSSI yang diwakili anggota Komite Eksekutif yang bertanggung jawab atas kompetisi, Sihar Sitorus, memaparkan saat ini sudah ada 34 klub yang lolos verifikasi untuk level 1, sedangkan untuk level 2 sudah ada 36 klub yang telah diverifikasi. Nama-nama besar seperti Persib Bandung, Persema Malang, PSMS Medan sampai PSM Makassar masuk kedalam daftar tersebut.
Persija Jakarta, Arema Indonesia dan Persebaya Surabaya terdaftar dalam klub terverifikasi untuk kompetisi profesional level 1, namun masih dengan catatan. Ketiganya harus segera menyelesaikan masalah dualisme kepemimpinan dengan mediasi PSSI.
Sedangkan Semen Padang, juga terdaftar sebagai klub terverifikasi untuk kompetisi level 1, masih belum mendapatkan surat keputusan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia mengenai badan hukum PT. Kabau Sirah Semen Padang, yang menaungi klub tersebut.
Untuk peserta level 1 maksimal hanya 32 klub, karena itu pertengahan September mendatang AFC dan PSSI akan meninjau kesiapan stadion klub-klub peserta untuk memutuskan dua klub level 1 mana yang akan diturunkan ke level 2.
Setelah itu, nantinya kompetisi level 1 dipecah menjadi dua grup dengan masing-masing grup berisikan 16 klub. Kompetisi level 2 akan diikuti 48 klub peserta yang akan dibagi menjadi empat grup berisikan 12 klub. Untuk saat ini, baru 36 klub. Dua diantaranya akan ditambahkan dari daftar 34 klub yang terverifikasi untuk level 1 namun tidak lolos kelaikan stadionnya.10 klub sisanya akan diambil dari 10 klub dari Divisi 1 diluar Klasemen musim lalu.

Berikut 34 klub yang lolos verifikasi untuk level 1:
1.Persipura
2. Arema
3. Persija
4. Semen Padang
5. Sriwijaya FC
6. Persisam
7. Persib
8. Persiwa
9. Persela
10. Persiba
11. PSPS Pekanbaru
12. Pelita Jaya
13. Deltras
14. Persijap Jepara
15. Bontang FC
16. Persema
17. Persibo Bojonegoro
18. PSM Makassar
19. Mitra Kukar
20. Persiraja Banda Aceh
21. PSMS Medan
22. Pro Duta
23. Persik Kediri
24. PSIS Semarang
25. PSCS Cilacap
26. Persikota Tangerang
27. Persis Solo
28. Persiba Bantul
29. Persebaya
30. PS Barito Putera
31. PSS Sleman
32. PSIR Rembang
33. PS Bengkulu
34. Persipasi

Berikut 36 klub yang masuk level 2:
1. PSAP Sigli
2. Persita Tangerang
3. Persih Tembilahan
4. Persitara
5. Persikabo
6. PSLS Lhoksumawe
7. PSSB Bireun
8. Persires Rengat
9. Persiram Raja Ampat
10. Gresik United
11. Perseman Manokwari
12. PSIM Yogyakarta
13. Persikab Bandung
14. Persemalra Tual
15. PPSM Magelang
16. Persidafon Dafonsoro
17. PSBI Blitar
18. Persigo Gorontalo
19. Persiku Kudus
20. Persipro Probolinggo
21. Perseru Serui
22. PSMP Mojokerto
23. PSBS Biak
24. Persbul Buol
25. Persepam Pamekasan
26. PSBL Langsa
27. Perssin Sinjai
28. Madiun Putra
29. Persewangi Banyuwangi
30. Persip kota Pekalongan
31. PSBK Blitar
32. PSGL Gayo Lues
33. KSB Sumbawa Barat
34. Persitema Temanggung
35. Persid Jember
36. Persepar Palangkaraya

Friday, 29 July 2011

Perjalanan Timnas Indonesia ke babak 3 PPD 2014

Hasil Akhir Turkmenistan Vs Indonesia dalam laga Pra Piala Dunia leg pertama di kandang Turkmenistan membuahkan hasil positif bagi tim merah putih.Hasil Akhir Turkmenistan Vs Indonesia ini menjadi suatu yang sangat positif dimana pada leg 2 nanti akan menjadi partai yang menguntungkan bagi Indonesia.
Pada laga awal pertandingan Indonesia kebobolan melalui kemelud yang terjadi di depan gawang Tim merah putih yang di jaga oleh Ferry Rotinsulu,skor babak pertama menjadi 1-0,Namun selang menit berikutnya Indonesia mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1 gol tercipta melalui tendangan M.Ilham.
Serang menyerang terjadi antara kedua klub di babak ke dua namun tidak membuahkan gol,Sementara pemain Turkmenistan melanggar salah satu pemain Indonesia yang berujung mendapatkan kartu merah permainanpun tidak berubah.Namun pada babak kedua pemain Indonesia banyak mendapatkan katu kuning ini merupakan salah satu kurugian Pemain Indonesaia.
Sampai babak kedua sudah usai kedudukan masih sama kuat yaitu 1-1 pertandingan ini merupakan salah satu modal yang cukup positiv bagi Indonesia untuk laga selanjutnya.

JAKARTA - Tim Nasional Sepakbol Indonesia akhirnya berhasil memetik kemenangan atas Turkmenistan dengan skor 4-3 pertandingan leg kedua Pra Piala Dunia di Stadion Gelora Bung Karno, Kamis (28/7/2011) . Indonesia bermain bagus, tapi Turkmenistan tak kalah gigihnya.
Gol pertama Indonesia dicetak Christian 'El Loco" Gonzales di menit ke 8.
Gol ini bermula dari serangan pemain Indonesia dari sisi kanan pertahanan Turkmenistan. M Ilham yang di kawal satu pemain Turkmenistan mampu melepaskan umpan silang ke tengah kotak penalti. El Loco yang berdiri bebas dengan sigap menyundul bola dan gol. Skor 1-0 untuk indonesia.
Gonzales kembali menambah koleksi golnya di menit 19.
Buah dari kerjasama apik antara Gonzales dan Boaz Solossa.
Dari tengah lapangan Boaz berlari di sisi kiri pertahanan Turkmenistan mengejar bola umpan. Tak menggocek lama, Boaz lalu melepas umpan ke Gonzales yang saat itu sudah menunggu di dalam kotak penalti. Gonzales sukses mengeksekusinya. Skor 2-0 untuk Indonesia.
Di menit ke 42 giliran M Nasuha membuat Stadion Gelora Bung KArno bergemuruh hebat. Tendangan keras M Nasuha dari luar kotak penalti tak mampu diblok kiper Turkmenistan. Indonesia unggul 3-0 atas Turkmenistan.
Turkmenistan akhirnya berhasil membobol gawang Ferry Rotinsullu. Gol dicetak langsung pemain Turkmenistan dari tendangan sudut.
Pemain Turkmenistan, Ammanov yang mengambil corrner kick langsung melesakkan bola ke arah gawang Ferry. Ferry yang kaget tak bisa mengantisipasi tendangan. Bola lepas dari pelukan Ferry.
Indonesia kembali menggetarkan gawang Turkmenistan. Di menit ke 75 M Ridwan menambah keunggulan menjadi 4-1.
Gol M Ridwan ini hanya berselang lima menit dari gol pertama Turkemnistan. Indonesia masih di atas angin. M Ridwan mencetak golnya lewat tendangan keras di dalam kotak penalti. Ridwan saat itu berdiri bebas. Ridwan yang berdiri bebas ini mendapat umpan dari Boaz Solossa.  
Turkmenistan menambah lagi golnya. Di menit ke 83, kerjasama apik Berdy dan rekannya membuahkan hasil. Ferry Rotinsulu tak sigap membaca arah bola.  
Lagi-lagi Turkmenistan berhasil mencetaka gol. Di menit ke 85, Gahryman berhasil mengetarkan gawang Ferry Rotinsulu.
Gol ini hanya berselang dua menit dari gol sebelumnya di menit ke 83. Padahal Turkmenistan kalah jumlah pemain karena satu orang pemainnya diusir wasit keluar.

Tuesday, 12 April 2011

Maluku Identik Dengan Belanda?


Kenapa Maluku identik dengan timnas Belanda? Jika saya menguraikan panjang lebar maka kita akan memulainya dari titik sejarah penjajahan Belanda yang beratus-ratus tahun di Indonesia. Istilah “Belanda Hitam” untuk orang Maluku yang dipecayai sebagai kasta kelas dua dalam tentara KNIL (Koninklijke Nederlands(ch)-Indische Leger) adalah sebuah ikatan sejarah masa lalu. Sejarah kelam yang membuat banyak tentara KNIL Maluku yang menetap di Belanda dan menghasilkan keturunan warga Maluku yang cukup banyak di negeri Belanda. Sejarah juga yang membuat perdebatan pendirian Republik Maluku Selatan (RMS) yang tak kunjung selesai sampai sekarang. Harus diakui, sisa-sisa RMS masih ada dan eksis di negeri Belanda. Tapi disini, saya tidak mengaitkan hal itu, karena sepakbola adalah sepakbola, saya tidak mau mencampurinya dengan urusan politik dan sebagainya.

Keterlibatan orang Maluku sebenarnya sudah ada sejak Piala Dunia pertama tahun 1938. Saat itu kesebelasan Hindia-Belanda membawa nama Kerajaan Belanda, bukan Indonesia. Hal mana perlu saya luruskan, karena ada perdebatan mengenai keabsahan Indonesia pernah mengikuti Piala Dunia. Memang, sebagian besar pemainnya adalah warga Indonesia yang bukan pemain FIFA, tetapi mereka yang bekerja di perusahaan-perusahaan Belanda. FIFA tetap mengakui Hindia Belanda disertakan atas rekomendasi NIVU (Nederlandsche Indische Voetbal Unie) bukan PSSI yang waktu itu kepanjangannya Persatuan Sepakraga Seluruh Indonesia.

Dari daftar pemain Hindia-Belanda di Piala Dunia 1938, terseliplah beberapa pemain Maluku seperti Hans Taihuttu, Frederik Hukom dan Tjaak Pattiwael. Ketiga pemain Maluku ini berbaur bersama pemain dari Jawa (Nawir dan Suvarte Soedermadji), Tionghoa (Tan Djien, Bing Mo Heng, Tan Se Han dan Tan Mo Heng) serta pemain asli Belanda seperti Beuzekom dan Henk Sommers. Jadi kalau anda melihat timnas Belanda multiras seperti sekarang ini, sebenarnya itu sudah terbentuk sejak awal.

Keterlibatan orang Maluku di timnas Belanda pada era modern tidak lepas dari sosok Simon Melkianus Tahamata. Selama bermain, pemain kelahiran Vught Belanda pada 1956 silam ini berposisi di sayap kiri. Simon merupakan putra asli Maluku. Dia sudah memperkuat timnas Belanda sebanyak 22 kali dan mencetak dua butir gol. Setelah gantung sepatu akhir 90-an, Simon sibuk menjadi pelatih di Ajax junior. Simon mengawali karier bersama Ajax pada musim 1976/77. Karena cedera, dia sempat absen selama dua musim dan kembali membela Klub Anak-anak Dewa itu di musim 1979/80, dan hingga akhir musim dia mampu mengemas 17 gol. Namun, setelah malang melintang di Divisi Utama Belanda, Simon kemudian hijrah ke kompetisi Belgia (Standar de Liege) musim 1982/83. 1984 dia kembali ke Belanda dan merumput bersama Feyenoord Roterdam.
1. Simon Melkianus Tahamata




Entah mengapa, Simon kembali ke kompetisi utama di negara tetangga Belanda itu dan membela panji-panji Beerschot dan Germinan Ekeren di Standart de Liege. Tapi seiring perjalanan waktu, merasa tak puas di kompetisi Belgia, Simon mencoba peruntungan di karpet Timur Tengah dan memilih berbaju klub Arab Saudi, Al-Ahli sebelum kembali ke negeri kelahirannya —Belanda— pada akhir 1987. Pulang dari Tanah Arab, Simon membela Feyenoord Roterdam dan mengakhiri karier di markas De Kuip pada 1996 silam. Semasa jayanya Simon ikut dipanggil membela timnas Belanda selama hampir delapan tahun, yakni dari 1979 hingga 1986. Ia pun masuk armada Belanda untuk penyisihan Piala Dunia 1982 Spanyol dan 1986 Meksiko.
Bryan Roy, eks Timnas Belanda di Piala Dunia 1994 dan 1998—-yang mengaku punya darah Maluku–menuturkan bahwa saat masih muda, dirinya pernah mendengar kalau Simon Tahamata, yang juga legenda Ajax, pernah ditolak pemerintah Indonesia di jaman Menteri Kehakiman, Ali Sadikin. Padahal, kata Roy, setelah mencermati sepak terjang dan prestasi tim nasional selama hampir 10 tahun terakhir, ide mendatangkan Simon Tahamata bukan sesuatu yang tabu. Karena Simon adalah satu-satunya pemain berdarah Maluku, yang peduli dengan pemerataan sepak bola di negara ketiga, seperti Indonesia. Sungguh amat disayangkan!
Tidak Pernah Habis!
Jadi, kalau Indonesia masih bermimpi akan bermain di Piala Dunia, tidak dengan orang Maluku. Keikutsertaan timnas Belanda di setiap perhelatan internasional, selalu ada pemain keturunan Maluku yang disertakan. Ada sebuah kebanggaan bagi beberapa kerabat yang tinggal di Maluku, jika pemain yang masih mempunyai tali persaudaraan ikut bermain di even tertinggi seperti piala dunia. Beberapa marga Silooy yang banyak tinggal di daerah Latuhalat dan Amahusu tetap mempunyai cerita turun temurun untuk anak cucu mereka karena keikutsertaan Sony Silooy di piala dunia 1994.
Tapi tidak ada yang paling membanggakan selain marga Sapulette, dari desa Ulath, Pulau Saparua Maluku Tengah. Ya, Sapulette adalah marga asli ibu dari kapten timnas Belanda di Piala Dunia 2010 sekarang, Giovanni van Bronckhoorst. Dari semua pemain keturunan Maluku, tidak ada yang bisa mencapai prestasi tertinggi dari Gio (nama panggilan). Ban Kapten tentunya sebuah kebanggaan dan tentunya bukan asal-asalan kepercayaan itu diberikan pelatih Bart van Marwijk. Pengalaman bermain bersama Feyenoord, Celtic, Arsenal dan ikut memberi andil merebut trofi Liga Champions bersama Barcelona adalah pencapaian luar biasa.
Piala Dunia 2010 di Afsel juga mempunyai catatan tersendiri di hati orang Maluku. Selain kapten timnas Belanda adalah pemain keturunan Maluku pertama, pada pertandingan Belanda melawan Denmark, empat pemain pemain keturunan Maluku bermain bersama yaitu Giovanni van Bronckhoorst, Johny Heitingga, Demy de Zeeuw dan Nigel de Joong. Belum lagi masih ada striker Robin van Persie, meskipun ia keturunan Jawa (neneknya).
2. Gio van Bronckhoorst

3. Johny Heitinga

4. Demy de Zeeuw
 


5.Nigel de Jong


6. van Persie
Saya berani mengatakan pemain keturunan Maluku tidak pernah habis. Mau bukti? Ini beberapa nama pemain keturunan Maluku yang siap-siap menggantikan era Giovanni dkk beberapa tahun mendatang.

Michael Timisela, Sven Taberima, Christian Supusepa, Robert Timisela (Ajax Amsterdam), Mathija Marunaya, Gaston Salasiwa (AZ Alkmaar), Ignacio Tuhuteru, (FC Groningen), Marciano Kastirejo, Max Lohy, Stefano Lilipaly (FC Utrecht), Domingus Lim-Duan, Nelljoe Latumahina, Juan Hatumena, Petu Toisuta (FC Zwolle), Djilmar Lawansuka (Feyenoord Rotterdam), Raphael Tuankotta (21, Volendam Yunior), Justin Tahaparry (21, FC Eindhoven), Estefan Pattinasarani (17 tahun, AZ Alkmaar), Tobias Waisapy (18, Feyenoord Yunior).
7. Michael Timisela


8. Sven Taberima


9. Christian Supusepa


10. Robert Timisela


11. Gaston Salasiwa
12. Ignacio Tuhuteru
      13. Stefano Lilipali


 
14. Dominggus Lim-Duan


15. Petu Toisuta
Jadi, kalau orang Maluku identik dengan timnas Belanda, bukan sebuah keterpaksaan, bukan sekedar ngefans, tetapi sejarah dan hubungan persaudaraan yang masih terjalin sampai sekarang.